
Bandung, 8 November 2025 — Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Tim mahasiswa angkatan 2023 berhasil meraih Medali Perak dalam ajang Pekan Kreativitas Mahasiswa Asosiasi MIPA LPTK Indonesia (PKM AMLI) Skema Pengabdian Masyarakat (PM) 2025.
Tim ini diketuai oleh Siti Almaidah (2309244) dengan anggota:
- Filzah Nabila Asri (2300580)
- Yudhistira Wicaksono (2307380)
- Anisa Siti Nurhalimah (2308684)
- Muhamad Hardiansyah Nur Arifin (2307876)
serta dibimbing oleh Nuzulira Janeusse Fratiwi, S.Pd., M.Pd.
Program yang diusung bertajuk “ Implementasi Media Ethnophysics Flashcard Berbasis Augmented Reality dengan Pendekatan Deep Learning bagi Siswa Tunagrahita Ringan di SLB Agro Industri Cisarua” ini dilaksanakan di SLB Agro Industri Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Sekolah mitra tersebut melayani peserta didik berkebutuhan khusus, terutama siswa tunagrahita ringan, dengan tujuan membentuk kemandirian dan kemampuan adaptif terhadap perkembangan zaman. Kegiatan ini dilaksanakan sepanjang tahun 2025, dengan implementasi utama pada Agustus hingga Oktober, sedangkan puncak penghargaan diumumkan pada 8 November 2025.


Latar belakang program ini berangkat dari temuan di lapangan bahwa guru masih mengalami kesulitan dalam menyampaikan materi sains, khususnya fisika dasar, karena keterbatasan media pembelajaran dan rendahnya pemanfaatan teknologi. Untuk menjawab tantangan tersebut, tim mengembangkan Ethnophysics Flashcard yang menggabungkan unsur budaya lokal dengan teknologi Augmented Reality sehingga konsep fisika dapat dipahami siswa secara visual, kontekstual, dan menyenangkan.
Pelaksanaan program dilakukan dengan pendekatan partisipatif dan kolaboratif antara mahasiswa, guru pendamping, dan siswa. Kegiatan mencakup observasi kebutuhan, perancangan media, pelatihan guru, implementasi pembelajaran interaktif, serta evaluasi hasil belajar. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman siswa, menandakan peningkatan kategori tinggi. Siswa menunjukkan antusiasme tinggi, lebih mudah memahami konsep gaya, gerak, dan bunyi, serta mampu mengaitkannya dengan benda-benda di sekitar.

Atas capaian tersebut, tim Pendidikan Fisika UPI berhasil meraih Medali Perak dalam ajang PKM AMLI 2025. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa tidak hanya unggul dalam penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi yang relevan dan berdampak nyata bagi masyarakat. Pembimbing tim, Nuzulira Janeusse Fratiwi, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa hasil ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berinovasi dalam menciptakan pembelajaran yang inklusif dan adaptif terhadap kebutuhan zaman. Program ini sekaligus menjadi langkah konkret dalam memperkuat peran mahasiswa Pendidikan Fisika UPI sebagai agen perubahan di bidang pendidikan dan pengabdian masyarakat.