Mahasiswa Pendidikan Fisika UPI Lolos Pendanaan PKM-AMLI: Ciptakan Media “Ethnophysics Flashcard” Berbasis Augmented Reality untuk Siswa Tunagrahita


Bandung, 13 Oktober 2025
– Kabar membanggakan datang dari Program Studi Pendidikan Fisika, Universitas Pendidikan Indonesia. Tim mahasiswa berhasil lolos pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa bidang Inovasi Pembelajaran (PKM-AMLI) Skema PM 2025 dengan inovasi bertajuk:

“Implementasi Media Ethnophysics Flashcard Berbasis Augmented Reality dengan Pendekatan Deep Learning bagi Siswa Tunagrahita Ringan di SLB Agro Industri Cisarua.”

Tim ini diketuai oleh Siti Almaidah (2309244) dengan anggota:

  1. Filzah Nabila Asri (2300580)
  2. Yudhistira Wicaksono (2307380)
  3. Anisa Siti Nurhalimah (2308684)
  4. Muhamad Hardiansyah Nur Arifin (2307876)

serta dibimbing oleh Nuzulira Janeusse Fratiwi, S.Pd., M.Pd.

Program ini berfokus pada pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi Augmented Reality (AR) yang dikombinasikan dengan pendekatan Deep Learning untuk membantu siswa tunagrahita ringan memahami konsep fisika sederhana yang dikontekstualisasikan dengan budaya lokal (ethnophysics).

Melalui media flashcard interaktif ini, siswa dapat memindai kartu menggunakan kamera smartphone untuk menampilkan animasi 3D dan narasi suara yang menjelaskan fenomena fisika secara konkret. Sistem deep learning sederhana juga diterapkan untuk mengenali ekspresi wajah siswa, memberikan umpan balik otomatis sesuai tingkat pemahaman mereka.

Kegiatan implementasi akan dilakukan di SLB Agro Industri Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, dengan melibatkan guru pendamping dan siswa sebagai mitra kolaboratif. Program ini diharapkan mampu menciptakan pembelajaran yang inklusif, adaptif, dan bermakna, sekaligus mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin ke-4: Quality Education.

Dosen pembimbing, Nuzulira Janeusse Fratiwi, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasinya terhadap semangat inovasi mahasiswa. “Karya ini menjadi langkah nyata dalam menghadirkan teknologi pendidikan yang humanis, berpihak pada kebutuhan siswa berkebutuhan khusus, dan tetap mengangkat nilai budaya lokal,” ujarnya.

Selamat kepada tim mahasiswa Pendidikan Fisika atas prestasi luar biasa ini. Semoga inovasi Ethnophysics Flashcard dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan media pembelajaran inklusif di masa depan!